HAKKU TERJAMIN PADA TUHAN.

0
707

 

Oleh: Pdt Martunas P. Manullang

 

Selamat sore dan salam damai sejahtera bagi kita semua.

 

Inilah inti ayat renungan hari ini.

Selengkapnya berbunyi sebagai berikut: ” Tetapi aku berkata: “Aku telah bersusah-susah dengan percuma, dan telah menghabiskan kekuatanku dengan sia-sia dan tak berguna; namun, hakku terjamin pada TUHAN dan upahku pada Allahku.” (Yesaya 49:4).

Suatu pengakuan yang lahir dari pengalaman hidup bersama Tuhan. Yang mengenal TUHAN sebagai Penciptanya dan yang senantiasa menuntun dan memelihara kehidupannya, betapa pun pahit-getirnya perjalanan hidup yang dialaminya.

Saat dia menyadari bahwa sejak dari kandungan TUHAN telah memilihnya menjadi hamba-Nya, ini yang memberi jaminan kepadanya, bahwa TUHAN menyayanginya dan tidak akan melupakannya.

Itu sebabnya, ia memaknai perjalanan hidupnya tidak terpisahkan dari cara TUHAN yang mengingatkan dan menegur ( supaya mohon pengampunan dan bertobat ), memurnikan ( melakukan proses pembersihan dalam dirinya ) dan membarui ( supaya menjadi taat pada TUHAN dan bersandar penuh kepada-Nya ) dirinya sebagai hamba TUHAN.

Nabi Yesaya menyadari hal ini semua.

Di sinilah dia akan menjadi terang yang akan menuntun bangsa-bangsa lain kepada TUHAN.

Akhirnya dia menyadari pula, di dalam TUHAN tidak ada yang sia-sia.

Tuntunan TUHAN dalam perjalanan hidup ( pelaksanaan tugas dan panggilan sebagai hamba TUHAN ), ke masa depan membuat dia tidak akan pernah menyerah dalam pemberitaan Firman TUHAN yang dipikulnya.

Dalam semangat kebangkitan Yesus Kristus yang telah membarui diri Paulus, ia menuliskan nasihatnya kepada jemaat di Korintus, sebagai berikut: “Karena itu, saudara saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan TUHAN! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.” ( 1 Kor. 15:58 ). Kiranya hal ini pun akan nemberi semangat bagi kita semua dalam mengelola potensi diri kita masing-masing dan mempersembahkannya sebagai persembahan yang harum di hadapan TUHAN.

Marilah kita membuat hidup ini menjadi terang bagi keluarga, sesama, masyarakat dan orang lain di sekitar kita, agar mereka juga menjadi percaya akan kuasa, kasih dan keadilan TUHAN yang dianugerahkan-Nya dalam hidupnya, setiap hari.

Selamat beraktivitas di hari ini. Tuhan Yesus memberkati. AMIN.

Pdt Martunas P. Manullang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here