Nusantara Bangkit Serukan Semua Pihak Taat Konstitusi dan Junjung Tinggi Demokrasi Konstitusional

0
385

Jakarta, Protestantpost.com

 

Sikapi Pemilu 2019 Nusantara Bangkit Taat Konstitusi

Sebagai Ormas besutan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, Nusantara Bangkit Masa Depan Kita menegaskan perjuangannya memenangkan Joko Widodo sebagai Presiden Republik Indonesia yang kedua kalinya, taat konstitusi.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Nusantara Bangkit. lr. Ivan PP yang didampingi Sekjen DPP Nusantara Bangkit. Drs Lukman Arnold Doloksaribu, SH. beserta jajarannya. maresponi maraknya kesimpangsiuran klaim kemenangan Kubu Paslon Capres 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

“Nusantara Bangkit tidak terjebak dan tidak larut dalam persoalan kesimpangsiuran Quick Count. Sebagai Organisasi Kemasyarakatan di bawah Ketua Dewan Pembina kami Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, Nusantara Bangkit taat konstitusi. Kamt tetap menunggu Keputusan KPU, sesuai dengan tahapan pelaksanaan Pemilu tahun ini.” tutur Ivan PP. dalam konperensi pers. yang digelar di Bakoel Koffie Cikini, Jakarta Pusat. Senin (22/0412019).

Ivan menegaskan, kondisi masyarakat Indonesia pasca Pencoblosan Pilpres yang digelar Rabu, 17 April 2019 lalu. kian terbelah.

Hal itu dikarenakan perdebatan dan pro kontra yang sangat tajam di antara anggota masyarakat, terutama dikarenakan klaim sepihak dari Kubu Paslon Capres 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, yang menyatakan pihaknya memperoleh suara terbanyak dan menjadi pemenang Pilpres, berdasarkan hasil perhitungan internal mereka.

“Saat ini, seolah-olah kita ini terbelah dengan hasil perhitungan cepat atau Quick Count, yang mana, sebagian mengakui dan ada juga tidak mengakui perhitungan Quick Count itu. Padahal. sesungguhnya QC merupakan metodologi ilmiah, yang beberapa tahun belakang ini di setiap perhelatan Pesta Demokrasi tingkat akurasinya mencapai 99%.“ tutur Ivan.

Meski begitu, Ivan menegaskan, sebagai Warga Negara yang taat konstitusi, Nusantara Bangkit tidak akan ikut-ikutan terjebak dengan klaim sepihak versi Prabowo-Sandi.

“Siapapun pemenang yang diputuskan KPU akan kami hargai. Kami mematuhi keputusan KPU, serta ikut membantu dan mengawal perjalanan pemerintahan yang diputuskan oleh KPU,” ujar Ivan.

Di tempat yang sama. Sekjen DPP Nusantara Bangkit, Drs Lukman Arnold Doloksaribu, SH. menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada aparat keamanan dari TNl/Polri, yang telah menjamin keamanan dan tertibnya penyelenggaraan Pemilu 2019.

“Kami juga mengucapkan terimakasih kepada Penyelenggara Pemilu yang telah melaksanakan tahapan pemilihan dengan baik,” ujar Lukman Arnold Doloksaribu.

Terutama, lanjut Lukman Arnold Doloksaribu, ucapan terimakasih tak terhingga kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia, yang telah berpartisipasi aktif dalam proses Pemilu 2019. Sehingga, menunjukkan kepada Dunia Internasional, bahwa Bangsa Indonesia adalah Bangsa Yang Besar yang berdemokrasi dengan tertib dan militan.

“Kami juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia yang telah berpartisipasi dalam pemilihan umum yang ditunjukkan dengan tingginya angka partisipasi dari tahun sebelumnya tahun 2014, pilpres 60,58%, Pileg 75% menjadi 80,90% Untuk Pilpres dan Pileg di Pemilu 2019 ini,” ujar Lukman.

Fungsionaris DPP Nusantara Bangkit, Besli Pangaribuan menambahkan, Ormas Nusantara Bangkit adalah Ormas yang didirikan setahun lalu, dengan salah satu tujuannya untuk meningkatkan ekonomi anggota, sudah tersebar di beberapa Provinsi.

“Organisasi ini telah berdiri kira-kira 1 tahun yang lalu, yang dideklarasikan di Kota Bandung, Jawa Barat. Ormas ini diketuai oleh Ir Ivan PP dengan Ketua Dewan Pembina Jend TNI (Pum) Dr H Moeldoko,” tutur Besli Pangaribuan.

Besli menerangkan, beberapa bulan ini, atas kesadaran sendiri, Nusantara Bangkit ikut berperan sebagai Relawan Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin. Secara khusus, ormas Nusantara Bangkit, mengambil peran door to door melakukan pemenangan terhadap Paslon Capres Nomor Urut 1 Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Oleh karena itu, Nusantara Bangkit akan melakukan langkah-langkah untuk mengawal Pemilu yang konstitusional dan taat asas, dengan:

1.Melaporkan Prabowo Subianto kepada pihak berwenang, dikarenakan telah menyampaikan klaim sepihak dan pernyataan-pemyataan yang meresahkan masyarakat Indonesia. Akibat klaim sepihak Prabowo Subianto itu, legitimasi penyelenggara pemilu (KPU) terancam, dan menimbulkan keretakan sosial bagi masyarakat Indonesia.

Kepentingan seluruh Rakyat Indonesia, tanpa memandang pilihan politik yang berbeda-beda, lebih utama. Maka, keretakan sosial yang diakibatkan oleh klaim sepihak Prabowo Subianto dkk itu harus diakhiri, dengan mengedepankan mekanisme yang konstitusional dalam Pemilu.

Isu dan dorongan wacana People Power oleh segelintir orang, adalah bentuk hasutan yang disengaja, untuk mengendurkan semangat persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia. Karena itu, sumber wacana

People Power di Pemilu 2019 ini harus dihentikan dan diusut tuntas.

Sebagai mantan Prajurit TNI, seharusnya Prabowo Subianto tidak perlu diragukan lagi loyalitas dan komitmennya terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Seharusnya, Prabowo Subianto terikat dan setia kepada Sapta Marga. Akan tetapi, Pemilu 2019 ini membuktikan dan memberikan fakta lain terhadap sosok Prabowo Subianto, yang dengan sengaja menyulut bibit perpecahan di masyarakat Indonesia, dengan membuat klaim sepihak memenangi Pilpres 2019 yang disebarkan ke masyarakat. Itu tidak taat aturan dan tidak taat konstitusi.

2.Meminta aparat TNI/Polri menindaktegas setiap pelanggaran yang mengancam keutuhan NKRI.

3. Meminta elit-elit politik berhenti menunggangi situasi dan kondisi saat ini untuk kepentingan politiknya.

4. Mengajak seluruh elemen masyarakat Indonesia untuk tetap menjaga tali kekeluargaan dan persaudaraan dalam bingkai NKRI.

Nusantara Bangkit mengawal dan memastikan proses perhitungan suara Pemilu secara konstitusional, dengan mengawal KPU agar tetap berdiri tegak menegakkan Pemilu yang konstitusional. Nusantara Bangkit akan tongkrongi KPU untuk memastikan itu.

Semoga seluruh masyarakat Indonesia berbahagia dalam berdemokrasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here