Tuhan Tidak Menghendaki Iman Kita Terhanyut

0
409

 

 

Oleh: P. Adriyanto

 

 

“Karena itu harus lebih teliti kita memperhatikan apa yang telah kita dengar, supaya kita jangan hanyut di bawa arus”

*Ibrani 2:1*

 

Kemarin pagi ada pengeboman 3 gereja di Surabaya yang membawa korban meninggal dan luka-luka.

Response terhadap kejadian di atas bermacam-macam. Dari WA saya jumpai ada dua response:

¹ Untung saya tidak jadi ke gereja.

 

² Sebaiknya selama minimal sebulan kita jangan beribadah di gereja sampai benar-benar aman.

 

Response/tanggapan di atas menunjukkan bahwa iman yang sudah dibina bertahun-tahun hanyut karena peristiwa terdebut

Sebagai orang percaya, kita harus tetap beriman bahwa Tuhan akan melindungi kita, dan iman yang kokoh akan berprinsip: *bagi kita hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan*

(Filipi 1:21)

 

Petrus yang sangat mengasihi Yesus, juga bisa hanyut imannya, sehingga tiga kali dia menyangkal Tuhan.

Sebelumnya Yesus sudah memberikan warning kepada nya:

*”Simon, Simon, lihat, iblis telah menuntut untuk menampilkan kamu seperti gandum.”*

*Lukas 22:31* dan lagi, *”Sebelum ayam berkokok pada hari ini, engkau telah tiga kali menyangkal Aku”*

*Markus 14:71*

 

Kita harus selalu berdoa agar Tuhan menambah iman kita dari hari ke hari agar kita dapat bertahan dalam menghadapi berbagai percobaan.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita juga tanpa sadar menyesalkan Tuhan, mengapa kita sudah berdoa dengan tekun, tapi penyakit kita malah bertambah parah. Kita mohon agar Tuhan memberkati karir kita, tapi sudah sepuluh tahun jabatan kita tidak pernah meningkat, dan banyak lagi di mana doa-doa kita belum dikabulkan Tuhan.

Dalam menghadapi berbagai persoalan dan kekecewaan, kita harus mempergunakan iman sebagai perisai kita sesuai firman di bawah ini:

*”Dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat.”*

*Efesus 6:16*

 

Tuhan juga menghendaki agar kita berani melawan arus trend dunia yang semakin menjauh dari-Nya. Anda pernah makan  ikan salmon kan? Ikan ini dapat hidup baik di air tawar maupun air laut. Pada saat ikan-ikan tersebut akan bertelur, maka mereka akan kembali ke air tawar dengan melawan arus yang deras, dan mereka berhasil. Asal kita tetap berpegang pada iman, maka past kita berhasil melawan arus, walau banyak tantangan dan masalah.

Kita adalah anak-anak Allah melalui iman di dalam Yesus Kristus (Galatia 3:26).

 

Karena iman, kita harus percaya akan janji-janji Tuhan, karena Tuhan tidak akan membiarkan iman kita hanyut karena dosa.

Amin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here