Oleh: Handi Irawan D
Quick Count itu bukan survei atau polling. Itulah sebabnya, membandingkan akurasi Quick Count dengan survei, jelas bukan perbandingan apple to apple. Ketika survei dilakukan sebelum pemilu berlangsung, jawaban bisa meleset besar. Mencari responden secara random yang representatif...
Oleh: P. Adriyanto
*_"Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah bergantung daripada kekayaannya itu. "_*
*_Lukas 12:15_*
Saya pernah membaca bahwa sesuai ajaran Kongfucunisme, setiap orang harus/ berkewajiban untuk menyejaherakan anak-anak mereka lebih dari kesejahteraan dirinya...
JEJAK DIGITAL DAN POST-TRUTH POLITICS DALAM PILPRES 2019
(Kasus Aneka Lembaga Survei yang Memenangkan Prabowo)
Oleh: Denny JA
Jejak digital itu sidik jari politik di era media sosial.
Dulu, sidik jari digunakan untuk kasus kriminal. Pun penggunaan sidik jari hanya bisa dikerjakan oleh...
Oleh: Yudi Latif
Pengurus Aliansi Kebangsaan
(Kompas, Kamis, 04 April 2019)
Ada tendensi sesat pikir dalam memandang pembangunan ideologi Pancasila sebagai sesuatu yang sejajar dengan bidang-bidang pembangunan lainnya. Apa yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum untuk menempatkan isu ideologi di sisi sempit dari...
Oleh: Denny JA
Dua tokoh nasional yang kawakan sudah angkat bicara. Luhut Panjaitan, tokoh yang bukan saja punya pengalaman panjang dalam dinas militer, tapi juga jejak dalam pengelolaan negara modern sudah berucap. Ada gerakan yang ingin menggantikan Pancasila. Ujar Luhut,...
Oleh: Paul Titihalawa
Istilah "dinasti rohani" ini Saya adopsi dari tanggapan seorang theolog yang juga tokoh besar sebuah gereja mainstream atas postingan foto pertemuan bersejarah dua tokoh besar GBI, yakni Om Jacob Nahuway dan Om Niko Nyotorahardjo.
Mungkin saja istilah "dinasti...
Oleh: Denny JA
Terlalu banyak bumbu politik mengomentari data statistik. Itulah kesan awal saya membuka WA di jaringan pribadi (japri), pagi ini, Rabu 20 Maret 2019.
“Bisakah kita percaya survei Litbang Kompas bro Denny?” Apakah Kompas bermain politik? Dengan redaksi yang...
Oleh: Paul Titihalawa
Belakangan ini muncul serpihan-serpihan "curhat" oleh sebagian umat yang juga kapabel atas isu "eklesiologi" dengan cuitan "apologitatif" di "medsos" atau mungkin juga di kalangan "anggota" gereja mengenai "isu" pengggunaan istilah "pastor" oleh para "pendeta" di lingkungan gereja...
Oleh: Ir. KPH. Bagas Pujilaksono WIDYAKANIGARA, M. Sc., Lic. Eng., Ph. D.
Universitas Gadjah Mada
Di Jogjakarta
Pasca Pemilu 2019, Indonesia akan menyongsong Sang Fajar dan kembali meneguhkan dirinya sebagai Negara Kebangsaan yang berazaskan Pancasila.
Fenomena ini bisa dilihat dari respond kelompok nasionalis...
Oleh: Angel Damayanti
Rasanya kita sepakat, pilpres tahun ini lebih “menegangkan” dibandingkan pilpres tahun-tahun sebelumnya. Belum pernah saya melihat di media sosial sedemikian ramainya opini, berita dan informasi yang menjatuhkan salah satu paslon. Saat ini saya mesti ekstra hati-hati membaca berita...













